12:51
[Halo, gue udah di depan rumah lu nih, Ri.] Klik. Ponsel itu mati dalam sekali ketuk. Meskipun laki-laki itu setengah sadar karena sudah tidur sejam yang lalu, namun raganya berusaha bangun secepat mungkin untuk segera menemui seseorang yang sepertinya sudah berdiri di depan pintu rumahnya. "Cal, lu ngapain kesini malem-malem?" Ri menatap jam dinding yang bertengger di atas sofa biru langitnya. Pukul dua belas malam kurang sembilan belas belas menit. "Temenin gue makan yuk!" "Hah, semalem ini? Udah larut banget ini Cal." "Plis, ayooo dong Ri. Gue udah bawa motor nih, lo tinggal bawa badan aja. Ntar gue traktir deh." Ri akhirnya mengalah, mengambil jaket di dalam kamarnya lalu keluar lagi. "Yuk!" Cal berjalan lebih dulu ke arah motor maticnya. Cal sudah lebih dulu duduk manis di sisi depan jok motornya. "Nih." Cal menyodorkan sebuah helm berwarna hitam metalik ke tangan Ri. "Dih, persiapan banget lu," ungkap Ri heran...